Pantai Pasir Perawan

0

Pantai Pasir Perawan Pulau pari adalah Obyek wisata di pulau Pari yang memiliki luas sekitar 304 ha dan memiliki penduduk sekitar 2.500 jiwa. Tempat wisata di kepulauan seribu ini terkenal dengan salah satu pantainya yang membuat orang menjadi Penasaran akan keindahan pemandangan serta jernihnya air saat bermain kano di pantai ini.

Pantai Pasir Perawan Pulau Pari

Nama yang unik itu menjadikan Pulau Pari semakin cepat dikenal oleh para pecinta wisata yang ingin tahu seperti apa rupa dari Pantai dengan hamparan pasir putih di pesisir tersebut. Untuk bisa ke Pantai Pasir Perawan anda akan dikenakan biaya masuk sebesar 7.500 rupiah, tentunya uang dari biaya masuk itu dipergunakan untuk menambah fasilitas sarana dan pra sarana di Pantai tersebut.

Pantai Pasir Perawan menjadi daya tarik unggulan di pulau ini. di sini, wisatawan dapat bersantai melepas penat dan menikmati berbagai fasilitas, seperti saung, warung-warung makan yang menjual aneka makanan dan minuman, lapangan voli, toilet, dan musala. Untuk dapat menikmati keindahan pantai ini, wisatawan akan dikenakan biaya masuk yang hasilnya akan digunakan untuk biaya perawatan, pengembangan, dan kebersihan pantai.

Pemberian nama pantai ini memang cukup unik. Menurut penduduk setempat, ada dua versi pemberian nama pantai ini. Pertama, karena dahulu, pantai ini memiliki pasir yang putih bersih seperti pasir yang tidak pernah terjamah oleh orang. Kedua, berdasarkan cerita yang beredar.

Konon dahulu, ada seorang pemuda dan seorang pemudi yang menjalin kasih. Suatu hari, Sang Pemuda ingin menangkap ikan dan Sang Pemudi mengantarkannya hingga ke tempat bersandarnya kapal yang akan digunakan oleh Sang Pemuda. Sang Pemuda berjanji untuk segera kembali dan Sang Pemudi berjanji untuk setia menunggu kedatangan Sang Pemuda.

Ternyata, Sang Pemuda tidak pernah kembali dan Sang Pemudi tetap setia menunggu hingga ajal menjemputnya. Karena itulah, pantai ini diberi nama Pantai Pasir Perawan.

9.0 Awesome
  • 9
  • User Ratings (2 Votes) 9.5
Share.

Leave A Reply